(坤甸讯)2026年第40届达雅丰收节(Pekan Gawai Dayak/PGD)于2026年5月20日星期三在坤甸Rumah Radakng隆重开幕。现场聚集大批身穿达雅传统服饰的民众,不仅参与者如此,就连受邀嘉宾及地方官员也佩戴达雅民族特色饰品,使整个会场洋溢浓厚的传统文化氛围。
开幕仪式热闹非凡。西加里曼丹省长Ria Norsan首先参与一系列传统仪式,包括劈竹象征活动正式开始、由达雅长老主持撒米祈福仪式,以及与嘉宾共同品尝传统米酒(tuak)后才进入主会场。传统舞蹈与民族乐器演奏也一路迎接来宾入场。
在数千名观众面前,Ria Norsan强调,达雅丰收节不仅属于达雅族群,更是整个西加里曼丹人民共同的文化盛会。
“这不仅属于达雅族,而是属于全体西加人民,”他在敲响传统乐器“kangkuang”为活动主持开幕时表示。
他指出,如今的达雅丰收节已不仅仅是年度文化活动,同时也对旅游业与地方经济带来巨大影响。尤其达雅丰收节已列入印尼国家旅游部“Kharisma Event Nusantara(KEN)”活动名单,因此有望吸引更多国内外游客前来西加。
尽管目前处于财政预算紧缩时期,西加省政府仍拨出3亿盾支持第40届达雅丰收节活动。此外,Ria Norsan与同时担任西加达雅习俗理事会(DAD Kalbar)顾问的副省长Krisantus Kurniawan,也分别以个人名义捐助5000万盾。
Krisantus表示,他对民众从活动首日起便挤满Rumah Radakng感到十分骄傲。他也特别提到来自马来西亚砂拉越的访客专程到坤甸参与达雅丰收节。
其中包括来自砂拉越的Kelab Nujah Menua文化旅游团,一行约30人到访。团员Areh表示,自己已经是第二次来到坤甸体验达雅丰收节氛围。
“我们的俱乐部专注于文化旅游。坤甸的达雅丰收节气氛非常热闹,”他说。
2026年达雅丰收节将持续至5月24日,期间将举行多项文化活动、UMKM展览、文艺演出以及花车游行等活动,而花车游行则由西加副省长Krisantus Kurniawan亲自主持放行。
Gubernur Tegaskan Pekan Gawai Dayak Bukan Hanya Milik Masyarakat Dayak
KUNDIANDAILY.COM, PONTIANAK – Rumah Radakng Pontianak dipenuhi lautan manusia berpakaian adat Dayak saat pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 Tahun 2026, Rabu (20/5/2026). Tak hanya peserta, para tamu undangan hingga pejabat daerah pun tampak mengenakan ornamen khas Dayak, membuat suasana semakin semarak dan kental dengan nuansa budaya.
Rangkaian pembukaan berlangsung meriah. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, lebih dulu mengikuti prosesi adat mulai dari membelah bambu sebagai simbol pembukaan, ritual tabur beras oleh tetua adat, hingga mencicipi tuak bersama rombongan sebelum memasuki area utama acara. Iringan tarian tradisional dan tabuhan musik adat langsung menyambut kedatangan para tamu.
Di hadapan ribuan pengunjung, Ria Norsan menegaskan Pekan Gawai Dayak bukan hanya milik masyarakat Dayak, tetapi menjadi pesta budaya seluruh masyarakat Kalimantan Barat.
“Ini bukan hanya milik masyarakat Dayak, tetapi milik seluruh masyarakat Kalbar,” ujarnya saat membuka PGD dengan memukul alat musik tradisional kangkuang.
Menurutnya, PGD kini bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga punya dampak besar bagi pariwisata dan ekonomi daerah. Terlebih, Pekan Gawai Dayak telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga berpotensi menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Meski di tengah efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Kalbar tetap mengalokasikan dukungan Rp300 juta untuk pelaksanaan PGD ke-40. Bahkan, Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Kalbar yang juga Dewan Penasehat DAD Kalbar, Krisantus Kurniawan, turut memberikan bantuan pribadi masing-masing Rp50 juta.
Krisantus mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang memadati Rumah Radakng sejak hari pertama. Ia juga menyoroti kehadiran tamu dari Sarawak, Malaysia yang datang khusus untuk menyaksikan Gawai Dayak di Pontianak.
Salah satunya rombongan Kelab Nujah Menua asal Sarawak yang membawa sekitar 30 anggota. Salah seorang anggota rombongan, Areh, mengatakan dirinya sudah dua kali datang ke Pontianak untuk menikmati suasana Gawai Dayak.
“Kelab kami memang khusus untuk traveling budaya. Suasana Gawai di Pontianak sangat meriah,” katanya.
Pekan Gawai Dayak 2026 berlangsung hingga 24 Mei mendatang dengan berbagai agenda budaya, pameran UMKM, pertunjukan seni, hingga pawai kendaraan hias yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan.
