(坤甸讯)第七届西加美食节(Kalbar Food Festival)暨第六届赤道宴(Saprahan Khatulistiwa)于周日(2026年5月3日)在Ayani Megamall盛大开幕,并以一项震撼成果揭开序幕——共计1.2万份来自Sukadana的特色粽饭同时呈现,成功创下世界纪录,成为西加里曼丹人民的骄傲。
西加里曼丹省长Ria Norsan表示,此次打破MURI(印尼世界纪录博物馆)纪录不仅仅是一次仪式性活动,更是将本地美食推向国际舞台的重要战略。
“这不仅仅是关于纪录,更是向世界展示西加拥有丰富的美食与文化。Sukadana粽饭象征着团结与我们的身份认同,”他说。
本届美食节将持续至2026年5月10日,期间将举行多项活动,包括美食大使评选、舞蹈比赛、时装秀以及邀请全国知名人士参与的烹饪展示。同时,数百个中小微企业(UMKM)摊位参与其中,使该活动不仅成为推广平台,也成为推动基于本地智慧的经济增长的重要载体。
Ria Norsan强调,在创新发展的同时必须保持传统风味。他鼓励餐饮业者提升产品质量、卫生水平以及包装设计,以增强市场竞争力。
“我们希望我们的UMKM能够升级发展,进入全国甚至国际市场,”他强调说。
西加美食节创办人Edy Hartono表示,今年的活动是各方持续合作的成果,且合作力度逐年增强。
“我们希望这个美食节不仅是一个仪式性活动,而是真正带来经济效益。无论是民众还是业者的参与热情都在不断提升,”他说。
与此同时,西加PKK主席Erlina Norsan认为,该活动在推动本地食材利用及社会创意方面具有战略意义,尤其是对女性群体而言。
她还提到印尼《MasterChef Indonesia》第13季冠军Stephanie Meyerson的到来,为活动增添亮点。Stephanie通过现场烹饪展示,为社会大众尤其是餐饮业者带来启发。
“Stephanie主厨的到来无疑是一种激励。我们希望她分享的知识与创意,能够启发大家将本地食材加工成更现代、更具吸引力且具有更高商业价值的产品,”她补充说。
在团结与多元文化的精神下,第七届西加美食节及第六届赤道宴被寄望成为地区的文化标志,同时推动西加里曼丹成为印尼乃至国际层面的重要美食旅游目的地。

12.000 Lontong Sukadana Pecahkan Rekor Dunia, Kalbar Food Festival 2026 Resmi Dibuka
KUNDIANDAILY.COM, PONTIANAK – Kalbar Food Festival ke-7 yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa ke-6 resmi dibuka dengan capaian spektakuler. Sebanyak 12.000 porsi lontong khas Sukadana disajikan dalam satu rangkaian aksi kuliner massal di Ayani Megamall, Minggu (3/5/2026), sekaligus memecahkan rekor dunia dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat.
Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan, pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi memperkenalkan kuliner lokal ke panggung global.
“Ini bukan hanya tentang rekor, tetapi bagaimana kita menunjukkan kepada dunia bahwa Kalbar punya kekayaan kuliner dan budaya luar biasa. Lontong Sukadana menjadi simbol kebersamaan dan identitas kita,” ujarnya.
Festival yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pemilihan duta kuliner, lomba tari, fashion show, hingga demo masak yang melibatkan figur nasional. Ratusan tenant UMKM juga turut ambil bagian, menjadikan event ini sebagai ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.
Norsan menekankan pentingnya inovasi tanpa meninggalkan cita rasa autentik. Ia mendorong pelaku usaha kuliner untuk terus meningkatkan kualitas, kebersihan, serta kemasan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. “Kita ingin UMKM kita naik kelas dan menembus pasar nasional hingga global,” tegasnya.
Founder Kalbar Food Festival, Edy Hartono, menyebut penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang terus menguat dari tahun ke tahun.
“Kami ingin festival ini bukan sekadar event seremonial, tetapi benar-benar memberi dampak ekonomi. Antusiasme masyarakat dan pelaku usaha terus meningkat,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan menilai festival ini strategis dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal dan kreativitas masyarakat, khususnya ibu-ibu.
Ia juga menyoroti kehadiran Juara 1 MasterChef Indonesia Season 13, Stephanie Meyerson, yang turut memeriahkan festival melalui kegiatan demo masak sebagai inspirasi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner.
“Kehadiran Chef Stephanie tentu menjadi motivasi tersendiri. Kita berharap ilmu dan kreativitas yang dibagikan dapat menginspirasi masyarakat untuk mengolah pangan lokal menjadi sajian yang lebih modern, menarik, dan bernilai jual tinggi,” tambah Erlina.
Dengan semangat kebersamaan dan keberagaman, Kalbar Food Festival ke-7 dan Saprahan Khatulistiwa ke-6 diharapkan mampu menjadi ikon kebanggaan daerah sekaligus mendorong Kalimantan Barat sebagai destinasi kuliner unggulan di Indonesia.
