坤甸讯——印尼中央政府推出的学校翻新计划,正帮助西加里曼丹省坤甸市加快改善教育基础设施。在地方财政能力有限的情况下,这项计划为学校设施升级提供了重要支持。2026年,相关援助覆盖42所教育机构,包括幼儿园及学前教育机构、小学、中学和非正规教育单位。
坤甸市长埃迪·鲁斯迪·坎托诺(Edi Rusdi Kamtono)对中央政府的支持表示肯定。他指出,基础设施翻新援助有助于加快教育设施改善进度,弥补地方政府预算暂时无法全面满足的需求。
埃迪于2026年10月15日(星期四)视察坤甸市第28国立小学(SDN 28)的翻新工程进度后表示:“中央政府的这项计划提供了很大帮助。在地方财政能力有限的情况下,翻新援助将加快坤甸市的发展目标,尤其是教育领域的发展。”
2025年,坤甸市共有4所小学、8所初中及1所幼儿园或学前教育机构获得翻新援助。
2026年,援助范围进一步覆盖6所小学、6所初中、28所幼儿园或学前教育机构,以及2所非正规教育机构。
埃迪表示,目前学校翻新工程仍在进行中,预计将按照既定目标完成。坤甸市政府也将分阶段补充中央政府翻新计划尚未涵盖的学校设施需求。
他强调,学校翻新不能只关注建筑工程是否完工,更重要的是确保相关设施能够切实满足教学需求。
他说:“我们希望坤甸市的学校逐步变得更加完善、设施更加齐全,环境也更加健康。良好、舒适的校园设施,必然有助于改善教学过程的质量。”
埃迪希望这项计划能够持续推进,未来的援助不仅涵盖建筑设施,还应包括教学设备,特别是数字化教学工具,以支持教育转型。
他最后强调:“我们追求的并不只是校舍竣工,而是要让学校真正成为一个舒适、健康的学习场所,让孩子们能够在更好的环境中学习。”
(坤甸市政府领导事务与公共关系处)
PONTIANAK – Program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat membantu mempercepat perbaikan sarana pendidikan di Kota Pontianak di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pada 2026, bantuan tersebut menjangkau 42 satuan pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP hingga pendidikan nonformal.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut. Menurutnya, bantuan pusat berperan penting dalam mempercepat peningkatan fasilitas pendidikan yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui anggaran daerah.
“Program pusat ini sangat membantu. Dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas, bantuan revitalisasi akan mempercepat target pembangunan Kota Pontianak, khususnya di sektor pendidikan,” ujar Edi usai meninjau progres pembangunan di SDN 28 Pontianak, Kamis (15/10/2026).
Pada 2025, bantuan revitalisasi diberikan kepada empat SD, delapan SMP, serta satu TK/PAUD. Sementara pada 2026, penerima bantuan bertambah menjadi enam SD, enam SMP, 28 TK/PAUD, dan dua satuan pendidikan nonformal.
Edi mengatakan, pengerjaan revitalisasi masih berlangsung dan diharapkan selesai sesuai target. Pemerintah Kota Pontianak juga akan melengkapi kebutuhan sekolah yang belum terakomodasi melalui program pusat secara bertahap.
Menurutnya, revitalisasi tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian bangunan, tetapi harus memastikan fasilitas sekolah benar-benar mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Kita ingin secara bertahap sekolah-sekolah di Kota Pontianak semakin mantap, representatif dan sehat. Kalau sarana sekolah baik dan nyaman, tentu akan berdampak terhadap kualitas proses belajar mengajar,” katanya.
Edi berharap program tersebut berlanjut dengan dukungan yang tidak hanya menyasar bangunan fisik, tetapi juga perlengkapan pembelajaran, termasuk perangkat digital untuk menunjang transformasi pendidikan.
“Yang kita inginkan bukan sekadar gedungnya selesai, tetapi sekolah itu benar-benar menjadi tempat yang nyaman, sehat dan mendukung anak-anak kita belajar dengan lebih baik,” pungkasnya. (prokopim)







