Z世代发现舞狮的乐趣:从兴趣、节庆到家的归属感
坤甸讯——舞狮已不再只是传统文化表演。对于部分Z世代年轻人而言,这项传统艺术不仅是培养兴趣的方式,也成为拓展人际关系、结交朋友以及建立“家人般”情谊的社交空间。
这一现象在Yuwen Athletic Association(艺文体育协会)成立4周年庆典期间得到体现。Kundian Daily记者团队采访了多名年轻会员,了解他们加入舞狮团队的原因及感受。
其中,Mesya表示,自己最初对加入舞狮俱乐部并没有太大兴趣。直到2024年起,她陆续观看各种舞狮节庆活动和相关活动后,才逐渐产生兴趣。
加入团队后,Mesya主要负责音乐部分。她表示,让自己能够一直参与其中的重要原因之一,是团队成员之间浓厚的团结氛围。
“有来自不同团队的人,参加活动的时候大家会一起开玩笑。他们也可以说是我的家人。”Mesya说。
与此同时,Alvin Sanjaya则是因为喜欢舞狮,同时也希望认识更多朋友,因此加入了团队。
因为本身也是兴趣爱好,而且可以认识很多朋友,所以觉得很有意思。”Alvin说。
Aldo的经历也十分相似。他最初是在朋友邀请下加入舞狮团队,但加入并参与各项活动后,他逐渐发现其中的乐趣。
可以认识很多朋友,也可以和朋友们一起练习、表演舞狮。总之就是很好玩、很开心。Aldo说。
对这三名年轻人而言,舞狮并不只是站在舞台di上的表演。在一次次训练和演出背后,还有友情、团结以及让年轻人感受到归属感的社区环境。
这一现象也显示,舞狮正在与年轻一代建立新的连接。传统文化得以延续,而舞狮团队也逐渐成为一个符合Z世代社交需求、充满活力的社区空间。
PONTIANAK – Barongsai tak lagi sekadar pertunjukan budaya. Bagi sebagian generasi Z, kesenian tradisional ini justru menjadi ruang untuk menyalurkan hobi, memperluas pertemanan, hingga membangun rasa kekeluargaan.
Hal itu terungkap dalam wawancara tim Kundian Daily dengan sejumlah anggota muda pada perayaan anniversary ke-4 Yuwen Athletic Association.
Salah satunya Mesya. Ia mengaku awalnya tidak tertarik bergabung dengan klub barongsai. Ketertarikannya muncul setelah melihat berbagai festival dan kegiatan barongsai sejak 2024.
Mesya memilih mengambil bagian di sektor musik. Menurutnya, salah satu hal yang membuatnya betah adalah suasana kebersamaan antaranggota.
“Keseruannya dari berbagai grup. Saat event, ada bercandaannya. Mereka juga bisa saya sebut sebagai keluarga,” ujar Mesya.
Sementara itu, Alvin Sanjaya bergabung karena kecintaannya terhadap barongsai sekaligus ingin mendapatkan lebih banyak teman.
“Karena hobi juga. Terus dapat teman-teman banyak juga, jadinya seru,” kata Alvin.
Pengalaman serupa dirasakan Aldo. Ia awalnya bergabung karena diajak teman. Namun, setelah masuk dan mengikuti kegiatan, ia justru menemukan pengalaman yang menyenangkan.
“Banyak dapat teman, bisa bermain barongsai bersama-sama teman. Seru pokoknya,” ujar Aldo.
Bagi ketiganya, barongsai bukan hanya soal tampil di atas panggung. Di balik latihan dan pertunjukan, ada pertemanan, kebersamaan, serta lingkungan yang membuat anak muda merasa menjadi bagian dari sebuah komunitas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa barongsai mampu beradaptasi dengan generasi muda. Tradisi tetap dipertahankan, sementara komunitasnya menjadi ruang sosial yang relevan bagi Gen Z.
