坤甸讯——源自中国、逐渐传播至世界各地的德教会,其历史传承与发展成为坤甸德教会济心善社(De Jiao Hui Pontianak)成立17周年庆典的重要主题。
2026年9月17日(星期四),济心善社举行成立17周年庆典,并同步举办迁坛启用仪式及庆祝八仙圣诞,三大庆典意义非凡。
当天上午10时,迁坛启用仪式在位于西加里曼丹坤甸的德教会济心善社阁所举行,由阁长廖立智与来自国内外的德教会领导共同主持。
当晚6时,庆典活动移师坤甸Gajah Mada餐厅举行,吸引来自多个地区的嘉宾出席,其中包括来自东马、西马及海内外的百余位贵宾。
源自中国,德教会传播至世界各地
庆典期间,德教会各地领导也向出席者介绍德教会的历史渊源与发展历程。
德教会源自中国,随后逐渐传播至多个国家和地区。在印尼,德教会已发展至棉兰、坤甸、雅加达、泗水及山口洋等城市。
此外,德教会也在东南亚多个地区设有组织,包括新加坡、沙巴、槟城、柔佛及马来西亚砂拉越州古晋等地。
德教会沙巴阁长戴永强在致词时表示,德教会注重弘扬传统道德价值观,包括礼仪、廉耻、乐善好施及关怀他人等理念。
这些道德观念与儒家思想中的部分伦理理念具有相似之处,尤其重视个人品德修养及社会和谐。
与此同时,Rudi指出,德教会主要深入实践三个重要方面,即:
一、慈善(Císhàn)
积极行善助人,关怀社会,并帮助有需要的人。
二、扶鸾(Fú Luán)
通过灵媒作为媒介,与神明进行精神层面的沟通。
三、教育(Jiàoyù)
注重儿童品德教育,为孩子未来的人生奠定良好的基础。
这三大领域体现了德教会在弘扬道德、推动教育及关怀社会方面的努力。
成立17周年庆典与迁坛启用仪式
当晚庆典气氛热烈,筹委会共准备30桌宴席,现场座无虚席。
活动安排了舞蹈、歌唱表演,以及来自国内外德教会领导的致词,并向嘉宾介绍德教会的历史渊源与教义。
庆典期间,坤甸德教会济心善社阁长廖立智带领全体嘉宾齐声献唱济心善社会歌,获得现场热烈掌声。
此外,主办方也向出席嘉宾赠送纪念品,并举行切生日蛋糕仪式,随后安排歌唱等娱乐节目助兴。
当晚另一项备受关注的活动是拍卖环节,拍卖品包括一瓶来自中国的茅台酒,以及两套十二生肖图案玻璃杯。
拍卖活动最终以最高价8100万印尼盾成交,得主为西加里曼丹孔教华社总会的一名理事。
传承教义,深化团结与交流
坤甸德教会济心善社成立17周年庆典,不仅是欢庆组织成立的重要时刻,也是回顾德教会发展历程、介绍其历史文化,以及加强国内外德教会交流的重要契机。
迁坛启用仪式象征着济心善社宗教活动与精神传承的延续,而庆祝八仙圣诞则为此次三大庆典增添了特殊意义。
通过此次庆典,济心善社期望继续推动慈善事业、品德教育与社会关怀,同时传承德教会的传统教义,让道德与行善精神在不同世代之间持续发扬光大。
阳光 文
PONTIANAK – Perjalanan ajaran De Jiao Hui yang berakar dari Tiongkok dan berkembang ke berbagai negara menjadi bagian penting dalam peringatan HUT ke-17 Yayasan Cahaya Inti Moral (De Jiao Hui Pontianak), Kamis (17/9/2026).
Peringatan yang berlangsung di Pontianak tersebut mengusung tiga momentum sekaligus, yakni ulang tahun ke-17, peresmian pemindahan altar (迁坛启用), serta perayaan hari suci para Delapan Dewa (八仙圣诞).
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 10.00 WIB dengan upacara peresmian pemindahan altar di gedung De Jiao Hui Pontianak yang berlokasi di Jalan Major Ali Anyang, kawasan Kubu Raya. Prosesi dipimpin Ketua Kelenteng (阁长) Liao Lizhi bersama para pimpinan De Jiao Hui dari dalam dan luar negeri.
Perayaan kemudian dilanjutkan pada pukul 18.00 WIB di Restoran Gajah Mada, Pontianak. Acara tersebut dihadiri lebih dari 100 tamu undangan dari berbagai daerah, termasuk Malaysia Timur, Malaysia Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.
Berakar dari Tiongkok, Berkembang ke Berbagai Negara
Dalam rangkaian perayaan, para pimpinan De Jiao Hui turut memperkenalkan sejarah dan perkembangan organisasi keagamaan tersebut, yang berasal dari Tiongkok dan kemudian menyebar ke berbagai negara.
Di Indonesia, perkembangan De Jiao Hui mencakup sejumlah kota, di antaranya Medan, Pontianak, Jakarta, Surabaya, dan Singkawang. Jaringan De Jiao Hui juga berkembang di berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk Singapura, Sabah, Penang, Johor, dan Kuching, Malaysia.
Ketua De Jiao Hui Sabah, Dai Yongqiang, dalam sambutannya menjelaskan bahwa ajaran De Jiao Hui menekankan nilai-nilai moral, seperti kesopanan, keadilan, integritas, rasa malu terhadap perbuatan tercela, serta semangat berbuat baik dan membantu sesama.
Nilai-nilai tersebut memiliki kesamaan dengan sejumlah ajaran moral dalam tradisi Konghucu, terutama dalam pembentukan karakter dan kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Rudi menjelaskan bahwa De Jiao Hui berfokus pada tiga bidang utama, yakni:
1. 慈善 (Císhàn) – Kebajikan dan sosial. Menjalankan kegiatan amal, membantu masyarakat, serta memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan.
2. 扶鸾 (Fú Luán) – Komunikasi spiritual. Praktik komunikasi spiritual dengan dewa-dewi melalui perantara atau medium.
3. 教育 (Jiàoyù) – Pendidikan. Menitikberatkan pendidikan moral bagi anak-anak sebagai bekal membangun karakter dan menghadapi kehidupan di masa depan.
Ketiga bidang tersebut menjadi bagian dari upaya De Jiao Hui dalam mengembangkan nilai-nilai kebajikan, pendidikan, dan kepedulian sosial.
Perayaan HUT ke-17 dan Peresmian Altar
Malam perayaan berlangsung meriah dengan 30 meja hidangan yang disiapkan panitia dan dipenuhi para tamu undangan.
Acara diisi dengan berbagai penampilan tari dan nyanyian, sambutan para pimpinan De Jiao Hui dari dalam dan luar negeri, serta pengenalan sejarah dan ajaran organisasi.
Ketua De Jiao Hui Pontianak, Liao Lizhi, memimpin seluruh hadirin menyanyikan lagu kebesaran De Jiao Hui 济心善社社歌. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para tamu.
Panitia juga menyerahkan cendera mata kepada para undangan, dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan hiburan musik.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lelang satu botol minuman Moutai asal Tiongkok serta dua set gelas bermotif 12 shio.
Dalam lelang tersebut, barang-barang yang ditawarkan berhasil terjual dengan nilai tertinggi Rp81 juta. Pemenangnya merupakan salah satu pengurus Gabungan Masyarakat Tionghoa Konghucu Kalimantan Barat.
Menjaga Ajaran dan Memperkuat Persaudaraan
Peringatan HUT ke-17 De Jiao Hui Pontianak tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk mengenang perjalanan organisasi, memperkenalkan sejarah ajaran De Jiao Hui, serta memperkuat hubungan antarkomunitas di dalam dan luar negeri.
Peresmian pemindahan altar menjadi bagian dari kelanjutan perjalanan spiritual dan aktivitas keagamaan yayasan, sementara perayaan hari suci Delapan Dewa menambah makna dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui tiga momentum ini, De Jiao Hui Pontianak diharapkan terus mengembangkan kegiatan kebajikan, pendidikan moral, dan kepedulian sosial, sekaligus menjaga nilai-nilai ajaran yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
