坤甸讯——坤甸市副市长Bahasan敦促印度尼西亚全国船东协会(INSA)坤甸分会进一步发挥作用,加强海运联通,保障物流运输畅通,助力坤甸市经济发展。

Bahasan表示,坤甸与卡普阿斯河(Sungai Kapuas)密切相连,航运和港口行业长期以来都是推动当地贸易、货物运输和经济活动的重要组成部分。

“INSA不仅是航运企业的组织,也是政府推动海运联通和水上运输发展的战略伙伴。”Bahasan于9月30日在Golden Tulip酒店开幕第九届INSA坤甸分会会员大会(RAC IX)时表示。

他要求坤甸市政府与INSA进一步加强沟通、协调与合作,尤其是针对可能影响船舶进出港的问题,应通过正式渠道提出,并与相关部门共同寻找解决方案。

Bahasan特别提到拖轮服务方面的反馈。他强调,任何影响航运活动的问题都不应停留在口头反映层面,而应通过正式机制推动解决。

“如果有问题或意见,请正式提出。让我们加强沟通,与各相关方共同达成共识,不要让问题只停留在仪式和口号上。”他说。

Bahasan同时强调,公共服务理念也需要进一步转变。航运领域的监管和管理应以便利为导向,避免不必要的程序和障碍。

“能够简化的,就不要复杂化。这不仅适用于航运领域,也适用于各项公共服务。”他说。

他指出,物流畅通直接影响坤甸经济运行。由于大量商品和大宗货物依赖外地输入,集装箱运输一旦受阻,势必影响商品供应和市场流通。

不过,物流运输与居民出行安全同样需要兼顾。对于货运车辆的通行管理,应在保障企业运输需求与维护道路秩序之间找到平衡。

“如果集装箱运输中断,商品配送必然受到影响。但另一方面,居民也需要安全、有序的道路环境。这需要各方共同协调。”Bahasan表示。

此次RAC IX同时举行了INSA坤甸分会2026—2031年任期主席选举。Bahasan希望选举过程能够民主、有序,并在组织内部保持团结。

他强调,组织内部存在不同选择十分正常,选举结束后,全体成员应重新凝聚力量,共同推动INSA发展。

“组织内部有不同选择很正常。最重要的是选举结束后,所有成员重新团结起来,共同建设组织。”他说。

 

PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mendorong Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Pontianak memperkuat peran dalam menjaga konektivitas laut dan kelancaran distribusi logistik di Kota Pontianak.

Menurut Bahasan, posisi Pontianak yang lekat dengan Sungai Kapuas membuat sektor pelayaran dan kepelabuhanan memiliki peran penting dalam menggerakkan perdagangan dan perekonomian daerah.

“INSA tidak hanya menjadi wadah perusahaan pelayaran, tetapi juga mitra strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan transportasi laut,” kata Bahasan saat membuka Rapat Anggota Cabang (RAC) IX DPC INSA Pontianak di Hotel Golden Tulip, Rabu (30/9/2026).

Bahasan meminta komunikasi antara Pemkot Pontianak dan INSA diperkuat, terutama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi menghambat aktivitas pelayaran.

Salah satunya terkait masukan mengenai layanan kapal tunda. Ia meminta setiap persoalan disampaikan secara resmi agar dapat dibahas bersama pihak terkait dan tidak berhenti sebatas keluhan.

“Kalau ada persoalan atau masukan, sampaikan secara resmi. Ayo kita komunikasikan dan bangun kesepakatan dengan seluruh pihak terkait. Jangan hanya berhenti pada seremoni,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pelayanan publik. Regulasi dan tata kelola, kata Bahasan, harus memberikan kemudahan dan tidak menciptakan hambatan yang sebenarnya bisa dihindari.

“Kalau bisa dipermudah, jangan dipersulit. Ini berlaku untuk setiap pelayanan publik, termasuk sektor pelayaran,” ujarnya.

Bahasan menilai kelancaran logistik menjadi salah satu kunci pergerakan ekonomi Pontianak. Distribusi barang dan komoditas dari luar daerah sangat bergantung pada kelancaran transportasi, termasuk arus kontainer.

Namun, kelancaran logistik harus tetap berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat. Pengaturan kendaraan angkutan barang perlu mencari keseimbangan antara kebutuhan dunia usaha dan ketertiban lalu lintas.

“Kalau arus kontainer terhenti, tentu menjadi persoalan bagi distribusi barang. Tapi di sisi lain masyarakat juga membutuhkan jalan yang tertib dan aman. Ini yang harus kita atur bersama,” jelasnya.

Dalam RAC IX DPC INSA Pontianak juga digelar pemilihan Ketua DPC INSA Pontianak periode 2026–2031. Bahasan berharap proses tersebut berlangsung demokratis dan tetap menjaga soliditas organisasi.

Ia berpesan agar perbedaan pilihan dalam pemilihan tidak menjadi pemecah organisasi.

“Perbedaan pilihan dalam organisasi adalah hal biasa. Yang paling penting setelah proses pemilihan, seluruh anggota kembali bersatu dan bersama-sama membangun organisasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *