古布拉亚县讯 —— 古布拉亚县政府计划于2027年完成位于Sungai Raya镇 Parit Baru村原Melati市场旧址的Melati批发市场建设。该目标基于当地农产品供应能力强劲,据称目前已为坤甸市Flamboyan市场提供超过55%的商品供应,因此被认为具备建设区域批发市场的条件。
古布拉亚县县长 Sujiwo 表示,来自古布拉亚县的农业、种植业、渔业及海产品在区域市场供应中占据主导地位,这成为加快推进批发市场建设的重要依据,使其未来成为区域商品分配中心。
“在Flamboyan市场,来自种植业、农业、海产品以及渔业的供应超过55%来自古布拉亚县。这意味着未来批发市场的供应将非常稳定,”他说。
他指出,从商品供应能力以及市场需求来看,建设批发市场已成为强化区域物流体系与保障粮食供应稳定的重要战略需求,尤其对古布拉亚县及周边地区具有重要意义。
他补充,目前各项建设准备工作持续推进,包括交通影响分析文件以及建筑许可审批文件(PBG)等配套材料预计将在近期完成。
据了解,Melati批发市场规划建设在约一公顷土地上,采用现代化市场设计理念,预计可容纳约330个摊位,并配套建设滨水区域、慢跑步道及绿化开放空间,项目总投资预计约300亿印尼盾。
Sujiwo Klaim 55 Persen Pasokan Pasar Flamboyan dari Kubu Raya, Pasar Induk Melati Ditarget Rampung 2027
KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan pembangunan Pasar Induk Melati di eks Pasar Melati, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya rampung pada 2027. Target ini didorong kuatnya kontribusi komoditas daerah yang disebut telah memasok lebih dari 55 persen kebutuhan Pasar Flamboyan di Pontianak, sehingga dinilai layak memiliki pasar induk sendiri.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan dominasi pasokan hasil pertanian, perkebunan, perikanan hingga hasil laut dari Kubu Raya menjadi dasar kuat percepatan pembangunan pasar induk sebagai pusat distribusi komoditas regional.
“Di Pasar Flamboyan, supply hasil kebun, pertanian, hasil laut, perikanan, di atas 55 persen berasal dari Kubu Raya. Artinya, supply untuk pasar induk nanti sangat aman,” ujarnya saat meninjau lokasi rencana pembangunan bersama tim Kementerian Perdagangan.
Menurutnya, dari sisi ketersediaan barang maupun kebutuhan pasar, pembangunan pasar induk sudah menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat rantai distribusi dan stabilitas pasokan pangan di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya.
Ia menambahkan, kesiapan pembangunan terus dimatangkan, termasuk penyelesaian dokumen pendukung seperti analisis dampak lalu lintas dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dalam waktu dekat.
Pasar Induk Melati direncanakan berdiri di atas lahan hampir satu hektare dengan konsep pasar modern berkapasitas sekitar 330 lapak, dilengkapi kawasan tepi air, jalur jogging, serta ruang terbuka hijau, dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp30 miliar.
