Berita 新闻

AJI坤甸揭开“烟草幻象”,披露烟草产业另一面 Diskusi AJI Pontianak Dan AJI Jakarta Bongkar “Ilusi Tembakau”, Ungkap Sisi Lain Industri Rokok

(坤甸讯)——纪录片《烟草幻象背后》(Di Balik Ilusi Tembakau)成为讨论吸烟对健康、家庭经济影响,以及烟草产业营销策略的重要引子。该活动由雅加达独立记者联盟(AJI Jakarta)与坤甸独立记者联盟(AJI Pontianak)联合举办,以观影及座谈会形式于2026年6月4日举行。

AJI坤甸主席 Rivaldi Ade Musliadi 表示,此次活动并非旨在引导参与者接受某种特定观点,而是希望为公众提供一个开放、批判且以事实为基础的讨论空间。

“我们希望打造一个开放、批判且以数据为基础的讨论空间,让公众能够获得更加完整的视角。”他说。

在讨论会上,坤甸市卫生局局长 Saptiko 指出,低收入家庭每月用于购买香烟的支出可高达90万印尼盾。他同时驳斥了“烟草税是地方建设重要资金来源”的说法。

“烟草税收入大约只有200亿印尼盾,因此其对地方建设的贡献并不算十分显著。”他说。

西加里曼丹倡导父亲角色,共同实现2045黄金一代愿景 Kalbar Gaungkan Peran Ayah untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

针对《2025年第4号无烟区地方条例》(Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok),他强调,该条例并非为了禁止民众吸烟,而是为了保护公众免受二手烟危害。

“这项条例并不是禁止人们吸烟,而是规范香烟烟雾只影响吸烟者本身。因此,不吸烟的人不应被迫吸入烟雾。”Saptiko解释说。

与此同时,《烟草幻象背后》编剧 Ambar Arum 指出,烟草产业的营销策略正越来越多地瞄准年轻世代,特别是通过具有吸引力的包装设计和多样化口味产品进行推广。

“孩子们可能会认为香烟是一种很正常的东西,甚至像糖果一样,因为产品就是以这样的方式被推广和包装的。”她表示。

来自 Universitas Tanjungpura 的学者 Erni Panca Kurniasih 提醒,烟草产业对经济的贡献应从整体角度进行评估。她认为,吸烟所带来的社会成本与医疗成本,往往高于其所创造的经济效益。

吉井港吞吐量突破400万吨,准备进一步强化西加里曼丹出口通道 Terminal Kijing Tembus 4 Juta Ton, Siap Perkuat Jalur Ekspor Kalbar

活动最后以参与者分享戒烟经历作为结束。其中一名正在努力戒烟的参与者 Jimmy 表示,这部纪录片更加坚定了他的决定。

“起初我戒烟是出于经济和健康方面的考虑。看完这部影片后,我意识到还有许多过去未曾注意到的影响。”他说。

 

Diskusi AJI Pontianak Dan AJI Jakarta Bongkar “Ilusi Tembakau”, Ungkap Sisi Lain Industri Rokok

PONTIANAK – Film dokumenter Di Balik Ilusi Tembakau menjadi pemantik diskusi soal dampak rokok terhadap kesehatan, ekonomi keluarga, hingga strategi pemasaran industri tembakau dalam kegiatan nonton bareng dan diskusi yang digelar AJI Jakarta bersama AJI Pontianak, Kamis (4/6/2026).

吉井港开通首航集装箱出口服务,提升国家物流互联互通

Ketua AJI Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi, menegaskan kegiatan tersebut tidak bertujuan menggiring peserta pada pandangan tertentu, melainkan membuka ruang diskusi yang kritis dan berbasis fakta.

“Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang terbuka, kritis, dan berbasis data agar publik mendapatkan perspektif yang lebih utuh,” ujarnya.

Dalam diskusi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menyoroti besarnya pengeluaran rumah tangga untuk rokok yang menurutnya bisa mencapai Rp900 ribu per bulan pada keluarga berpenghasilan rendah. Ia juga menepis anggapan bahwa pajak rokok menjadi penyumbang besar pembangunan daerah.

“Pajak rokok itu hanya sekitar Rp20 miliar. Jadi kontribusinya terhadap pembangunan tidak terlalu signifikan,” katanya.

Terkait Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok, ia menegaskan bahwa regulasi tersebut bukan ditujukan untuk melarang masyarakat merokok, melainkan melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.

“Perda ini bukan untuk melarang orang merokok, tetapi mengatur agar asap rokok hanya untuk yang merokok. Jadi yang tidak merokok tidak ikut menghisap asapnya,” jelas Saptiko.

Sementara itu, penulis naskah film Di Balik Ilusi Tembakau, Ambar Arum, menyoroti strategi pemasaran industri rokok yang dinilai semakin menyasar generasi muda melalui kemasan dan varian rasa yang menarik.

“Anak-anak bisa menganggap rokok sebagai sesuatu yang normal, bahkan seperti permen, karena cara produk itu dipasarkan,” ujarnya.

Akademisi Universitas Tanjungpura, Erni Panca Kurniasih, mengingatkan bahwa kontribusi ekonomi industri tembakau perlu dilihat secara menyeluruh. Menurutnya, biaya sosial dan kesehatan akibat konsumsi rokok kerap lebih besar dibanding manfaat ekonomi yang dihasilkan.

Kegiatan ditutup dengan testimoni peserta yang sedang berupaya berhenti merokok. Salah satunya, Jimmy, mengaku film tersebut semakin menguatkan keputusannya.

“Awalnya saya berhenti merokok karena alasan ekonomi dan kesehatan. Setelah menonton film ini, saya sadar ada banyak dampak lain yang selama ini tidak saya lihat,” ungkapnya.

Berita 新闻

01

ULD Indonesia看好西加里曼丹潜力 有望成为全国及国际Line Dance发展中心 Kalbar Berpeluang Jadi Panggung Besar Event Line Dance Indonesia, Ini Alasannya

02

西加里曼丹企业家李景平在中国逝世

03

坤甸元宵舞龙巡游:斋月成为多元城市风貌的舞台

04

Gubernur Kalbar 推动西加里曼丹龙鱼迈向全球市场 省政府支持力度持续加强

05

吉井港持续推进扩建 PTP Nonpetikemas强化物流与矿产下游产业支撑能力Pelabuhan Kijing Dikembangkan, PTP Nonpetikemas Terus Lakukan Inovasi

Feature 特写





Kabar Bahagia 喜讯





Kata warga 民声