Story 特写

冠军榴莲背后的秘密:鲜为人知的榴莲比赛评分标准 Rahasia Dibalik Durian Juara Kalbar

Owner Buah BK menunjukkan salah satu durian juara kontes

究竟是什么原因,让一颗榴莲能够从众多参赛榴莲中脱颖而出,夺得冠军,而其他榴莲却遗憾落选?答案并不仅仅是“甜”。事实上,在一场榴莲比赛的背后,评审有着一套相当严格的评分标准,包括果肉颜色、厚度、果实大小、口感质地,以及能够代表产地特色的风味。

这些标准也是评委评选最佳榴莲的重要依据,其中包括日前在山口洋(Sanggau)举办的榴莲比赛。担任评委之一的西加里曼丹榴莲推广者,同时也是Buah BK负责人Yenna表示,每一颗榴莲都会按照多项指标进行评分,因此评选结果并非取决于个人口味。

冠军榴莲的评选标准

Yenna介绍,评委首先观察的是果肉颜色。参赛榴莲通常拥有均匀的鲜黄色至金黄色果肉。
接着,评委会检查果肉厚度。一般榴莲的果肉厚度约为1厘米,而比赛级榴莲理想厚度应达到2至3厘米,使果肉比例更加饱满。

果实大小同样是评审项目之一,但并非越大越好。相反,重量约1.5至2公斤的榴莲被认为比例最为理想,因为这类榴莲通常能够在果核大小、果肉厚度和整体风味之间取得最佳平衡。“评委追求的不只是果实大或者甜,而是整体的平衡。”Yenna说。

半世纪守护坤甸:Panca Bhakti 从扑灭火灾到守护城市和谐 50 Tahun Panca Bhakti, Dari Memadamkan Api hingga Menjaga Harmoni Kota

随后便进入品尝环节。除了香甜浓郁之外,优质榴莲还必须拥有鲜明的个性风味。Yenna表示,以Balai Karangan榴莲为例,其特色就在于带有一丝淡淡的苦韵,并融合自然发酵的香气,这种风味反而深受资深榴莲爱好者喜爱。

此外,果肉质地也是重要评分项目。柔软、细腻、绵密且入口即化、如奶油般顺滑的果肉,比纤维感较重的果肉更受评委青睐。正因如此,Balai Karangan榴莲在各类榴莲比赛中经常脱颖而出。

Balai Karangan榴莲的独特魅力

Yenna表示,比赛级榴莲的品质并非偶然形成。
当地著名的榴莲产区之一位于Jemongko村(Dusun Jemongko),隶属于Balai Karangan地区,坐落于Sekayam河沿岸。肥沃的土壤以及优越的自然环境,共同孕育出当地独具特色的榴莲风味。

关于Jemongko这个名字,还有一段至今仍被人津津乐道的故事。Yenna回忆,当时西加里曼丹省前省长Sutarmidji第一次听到“Jemongko”这个地名时感到十分好奇。当时她正与当地村民一起加工榴莲,接到了省长打来的电话

坤甸洗衣业禁止使用3公斤补贴LPGUsaha Laundry di Pontianak Dilarang Pakai LPG 3 Kg Bersubsidi

“我们告诉他,我们正在Jemongko。省长当时很惊讶,因为此前不知道还有这样一个村庄。后来他品尝了这里的榴莲后表示,Balai Karangan榴莲确实非常美味,应该让更多人认识。”她说道。

Yenna坦言,随着Jemongko逐渐走红,很多人误以为当地最好的榴莲都来自这个村庄。
事实上,Jemongko只是Balai Karangan众多榴莲产区中的一个村庄。

“我们也希望让大家知道,真正应该被更多人认识的是Balai Karangan榴莲,而不仅仅是Jemongko榴莲。Jemongko只是当地的重要产区之一,Balai Karangan还有许多村庄同样出产品质极高的榴莲。”她表示。

Yenna认为,推广榴莲并不会随着采收结束而停止。她曾在Jemongko居住近一个月,全程协助当地农民完成榴莲剥果、分级、包装,以及加工成**Lempok(榴莲糕)和Tempoyak(发酵榴莲)**等产品,希望让每一份收成都拥有更高的经济价值。

如今,Balai Karangan榴莲季已进入尾声。
Yenna预计,本季采收期大约还能持续两周左右。
不过,她相信有一点不会改变,那就是Balai Karangan榴莲始终是西加里曼丹最具代表性的优质榴莲之一,并持续受到广大榴莲爱好者的喜爱。

未缴纳广告税 Vivo与Sosro广告牌遭坤甸市政府拆除 Belum Bayar Pajak, Billboard Vivo dan Sosro Dibongkar Pemkot Pontianak

Rahasia di Balik Durian Juara, Begini Standar Penilaian Kontes yang Jarang Diketahui

Apa yang membuat satu buah durian dinobatkan sebagai juara, sementara puluhan durian lain harus tersingkir? Jawabannya ternyata bukan sekadar rasa manis. Di balik sebuah kontes durian, ada standar penilaian yang cukup ketat, mulai dari warna daging buah, ketebalan, ukuran, tekstur, hingga karakter rasa yang menjadi identitas setiap daerah.

Standar inilah yang menjadi acuan para juri dalam memilih durian terbaik, termasuk pada kontes durian yang digelar di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. Salah satu juri, pegiat durian Kalimantan Barat yang juga owner Buah BK, Yenna, mengatakan setiap buah dinilai berdasarkan sejumlah kriteria sehingga hasil penilaian tidak ditentukan oleh selera pribadi.

Kriteria Juara

Menurut Yenna, kesan pertama yang dinilai adalah warna daging buah. Durian kontes umumnya memiliki warna kuning cerah hingga kuning keemasan yang merata.

Setelah itu, juri melihat ketebalan daging buah. Jika durian pada umumnya memiliki ketebalan sekitar satu sentimeter, durian kontes idealnya memiliki ketebalan dua hingga tiga sentimeter sehingga menghasilkan porsi daging yang lebih banyak.

Ukuran buah juga menjadi pertimbangan. Bukan semakin besar semakin baik. Justru durian dengan bobot sekitar 1,5 hingga 2 kilogram dinilai lebih proporsional karena biasanya memiliki keseimbangan antara ukuran biji, ketebalan daging, dan kualitas rasa.

“Yang dicari bukan hanya besar atau manis, tetapi keseimbangannya,” ujar Yeni.

Tahapan berikutnya adalah mencicipi rasa. Selain manis dan legit, durian unggulan harus memiliki karakter yang kuat. Khusus durian Balai Karangan, menurut Yeni, terdapat sensasi pahit yang tipis berpadu dengan aroma fermentasi alami yang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat durian.

Tekstur pun menjadi penilaian penting. Daging buah yang lembut, padat, dan lumer menyerupai margarin lebih disukai dibandingkan tekstur yang terlalu berserat.

Karakter inilah yang membuat durian Balai Karangan kerap mencuri perhatian dalam berbagai kontes.

Durian Balai Karangan

Menurut Yeni, kualitas durian kontes tidak muncul begitu saja. Salah satu sentra durian berada di Dusun Jemongko, wilayah Balai Karangan, yang berada di tepian Sungai Sekayam. Kondisi tanah yang subur dan lingkungan yang mendukung membuat kawasan ini menghasilkan durian dengan cita rasa khas.

Ada cerita dibalik nama Jemongko yang hingga kini masih menjadi perbincangan. Yakni ketika Gubernur Kalimantan Barat saat itu, Sutarmidji, penasaran dengan nama dusun tersebut. Saat itu, Yenna sedang melakukan pengolahan durian bersama warga ketika menerima telepon dari sang gubernur.

“Kami bilang sedang di Jemongko. Beliau sempat heran karena baru tahu ada dusun dengan nama itu. Setelah mencicipi duriannya, beliau mengatakan durian Balai Karangan memang enak dan perlu lebih dikenal masyarakat,” ceritanya.

Yenna mengakui popularitas Jemongko sempat membuat banyak orang mengira durian terbaik di kawasan tersebut hanya berasal dari desa itu. Padahal, menurutnya, Jemongko hanyalah salah satu dusun di wilayah Balai Karangan yang dikenal sebagai sentra durian.

“Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa yang perlu dikenal adalah durian Balai Karangan, bukan hanya durian Jemongko. Jemongko memang salah satu sentra penghasil durian, tetapi masih banyak desa lain di Balai Karangan yang menghasilkan durian dengan kualitas yang tidak kalah baik,” ujarnya.

Menurut Yenna, memperkenalkan durian tidak berhenti pada saat panen. Ia bahkan pernah tinggal selama hampir sebulan di Jemongko untuk mendampingi proses pengupasan, penyortiran, pengemasan, hingga pengolahan durian menjadi lempok dan tempoyak agar seluruh hasil panen memiliki nilai jual.

Kini, musim durian Balai Karangan mulai memasuki penghujung. Yeni memperkirakan panen hanya akan berlangsung sekitar dua pekan lagi. Namun, satu hal yang diyakininya tidak akan berubah, yakni kualitas durian Balai Karangan yang terus menjadi salah satu kebanggaan Kalimantan Barat dan selalu memiliki tempat di hati para pecinta durian. (Ailyn)

Berita 新闻

01

西加里曼丹企业家李景平在中国逝世

02

ULD Indonesia看好西加里曼丹潜力 有望成为全国及国际Line Dance发展中心 Kalbar Berpeluang Jadi Panggung Besar Event Line Dance Indonesia, Ini Alasannya

03

巴育湾港口装运1.8万吨棕榈油衍生产品出口巴基斯坦

04

坤甸元宵舞龙巡游:斋月成为多元城市风貌的舞台

05

Gubernur Kalbar 推动西加里曼丹龙鱼迈向全球市场 省政府支持力度持续加强

Feature 特写





Kabar Bahagia 喜讯





Kata warga 民声