尊敬的中国驻印度尼西亚大使馆文化处教育参赞陈武参赞,各位领导、各位来宾、各位乡亲、教育界同仁,亲爱的同学们:
大家上午好!
金秋时节,文脉赓续;薪火相传,少年逐光。今天,我们齐聚一堂,隆重开启第二十届山口洋及周边地区学生学术交流会汉语演讲比赛。
首先,我谨代表山口洋教师联谊会,向莅临现场的各位领导、各位乡亲及社会各界同仁表示热烈欢迎!向长期关心、支持山口洋及西加里曼丹地区华文教育事业的印尼华文教育联合总会、旅雅山口洋乡亲会、雅加达赤道基金会、邦戛基金会、丹大孔子学院及西加华文教育协调机构,致以诚挚的感谢!
同时,向精心承办本次赛事的假狮印华学校团队、辛勤付出的全体老师,以及勇敢登台、积极参赛的同学们,表示衷心的祝贺!
今天,陈武参赞亲临比赛现场,是我们的莫大荣幸,也必将为山口洋及西加里曼丹地区华文教育事业注入新的动力,给予广大师生极大的精神鼓励。
扎根乡土,薪火相传
回首来路,这项承载着山口洋华文教育初心与情怀的赛事,早已扎根乡土、薪火相传,形成了温暖而厚重的发展历程。
山口洋及周边地区学生学术交流会汉语演讲比赛,源于乡贤前辈的远见卓识。2006年,在山口洋地区乡亲会第一任主席黄鹏庭先生及多位乡亲的倡议下,赛事正式启动。
当时,发起者立足于传承中华优秀文化、深耕本地华文教育、搭建学生交流与成长平台的初心,积极推动赛事落地。倡议提出后,山口洋教师联谊会积极响应、主动担当,全力筹备赛事各项工作,并于2006年成功举办首届活动。
二十年来,这项赛事一路走来,初心不改,薪火不断,已经成为山口洋及周边地区华文教育领域一项具有影响力的学生交流活动。
坚守初心,以赛促学
多年来,赛事始终坚持规范、专业的办赛体系,坚守育人初心,逐渐形成了具有自身特色的办赛传统。
山口洋教师联谊会长期担任主办单位,负责赛事策划、流程统筹、评审组织等核心工作,以专业、严谨、负责的态度,保障赛事顺利开展。
旅雅山口洋乡亲会、赤道基金会、邦戛基金会、丹大孔子学院等长期担任协办单位,多年来持续给予支持,为赛事提供了坚实的资源保障,也为山口洋及西加里曼丹地区华文教育事业的发展贡献力量。
与此同时,为推动各地华文学校广泛参与、加强校际交流,赛事采取各地学校轮流承办的模式,每年由山口洋教师联谊会属下不同学校承担承办工作。
这一模式不仅打破了校际之间的壁垒,也让各所华文学校都有机会参与赛事、展示办学成果,促进教育资源共享与经验交流。
通过比赛,让学生在交流中学习,在竞争中成长,在舞台上展示自我,真正实现以赛促学、以赛促教、以赛聚力。
搭建交流平台,助力华文教育
二十年来,一届又一届学生站上这个舞台。他们用汉语表达思想、展示才华,也在一次次比赛和交流中收获成长。
对于学生而言,这不仅是一场汉语演讲比赛,更是一个锻炼语言能力、增强自信、开阔视野、增进交流的平台。
对于学校和教师而言,这也是相互学习、共同提升、推动华文教育发展的重要契机。
我们期待,通过这一赛事,让华文学习的种子在山口洋及周边地区持续生根发芽,让更多年轻一代了解中华文化、学习汉语、热爱华文教育,也让华文教育的薪火代代相传。
祝愿赛事圆满成功
二十届,是一个值得铭记的里程碑,更是一个新的起点。
我们相信,在社会各界的共同关心和支持下,在广大华文教育工作者的共同努力下,在一代又一代学生的积极参与下,山口洋及周边地区的华文教育事业必将不断发展,绽放更加璀璨的光彩。
最后,预祝第二十届山口洋及周边地区学生学术交流会汉语演讲比赛圆满成功!
祝愿各位参赛同学赛出水平、赛出风采、赛出自信,满载而归!
祝愿各位领导、各位来宾、各位乡亲、各位老师身体健康、工作顺利、万事如意!
谢谢大家!
23 Agustus 2026 — Ketua Perhimpunan Guru Singkawang, Zhong Yuhong, menyampaikan sambutan dalam Lomba Pidato Bahasa Mandarin pada Pertemuan Pertukaran Akademik Siswa Singkawang dan Sekitarnya ke-20.
Yang terhormat Bapak Chen Wu, Penasihat Pendidikan Bidang Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia, para pimpinan, tamu undangan, para sesepuh dan masyarakat, rekan-rekan di bidang pendidikan, serta para siswa yang saya cintai.
Selamat pagi!
Di tengah musim gugur, warisan budaya terus berlanjut; estafet semangat terus diteruskan, dan generasi muda terus mengejar cahaya ilmu. Hari ini, kita berkumpul untuk secara resmi membuka Lomba Pidato Bahasa Mandarin dalam Pertemuan Pertukaran Akademik Siswa Singkawang dan Sekitarnya ke-20.
Pertama-tama, atas nama Perhimpunan Guru Singkawang, saya menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh pimpinan, tamu undangan, masyarakat, serta seluruh pihak dari berbagai kalangan yang hadir.
Kami juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Perhimpunan Gabungan Pendidikan Bahasa Mandarin Indonesia, Perkumpulan Warga Singkawang di Yogyakarta, Equator Foundation Jakarta, Bangka Foundation, Institut Konfusius UNTAN, serta Lembaga Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Kalimantan Barat, yang selama ini memberikan perhatian dan dukungan terhadap perkembangan pendidikan bahasa Mandarin di Singkawang dan Kalimantan Barat.
Ucapan selamat dan penghargaan juga kami sampaikan kepada tim Sekolah Chung Hua Singkawang yang telah menjadi pelaksana kegiatan, seluruh guru yang telah bekerja keras, serta para siswa yang dengan berani tampil dan aktif berpartisipasi dalam kompetisi.
Kehadiran Bapak Chen Wu di lokasi perlombaan merupakan kehormatan besar bagi kami. Kehadiran beliau juga diyakini akan memberikan energi baru bagi perkembangan pendidikan bahasa Mandarin di Singkawang dan Kalimantan Barat serta menjadi dorongan moral yang besar bagi para guru dan siswa.
Berakar di Tanah Singkawang, Meneruskan Estafet
Jika menengok kembali perjalanan selama ini, kegiatan yang membawa semangat dan kepedulian terhadap pendidikan bahasa Mandarin di Singkawang tersebut telah berakar kuat di tengah masyarakat dan terus berlangsung dari tahun ke tahun, membentuk perjalanan yang penuh makna.
Lomba Pidato Bahasa Mandarin dalam Pertemuan Pertukaran Akademik Siswa Singkawang dan Sekitarnya berawal dari visi dan kepedulian para tokoh masyarakat terdahulu.
Pada 2006, atas gagasan Ketua pertama Perkumpulan Warga Singkawang, Bapak Huang Pengting, bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya, kegiatan ini secara resmi dimulai.
Para penggagas saat itu memiliki tujuan untuk melestarikan budaya Tionghoa yang luhur, memperkuat pendidikan bahasa Mandarin di daerah, serta membangun wadah bagi para siswa untuk saling berinteraksi dan berkembang.
Setelah gagasan tersebut disampaikan, Perhimpunan Guru Singkawang merespons secara aktif dan mengambil tanggung jawab dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Hingga akhirnya, pada 2006, kegiatan tersebut berhasil diselenggarakan untuk pertama kalinya.
Selama 20 tahun, kegiatan ini terus berjalan dengan semangat yang tidak berubah. Estafet pendidikan terus diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya hingga menjadi salah satu kegiatan pertukaran siswa yang memiliki pengaruh dalam bidang pendidikan bahasa Mandarin di Singkawang dan sekitarnya.
Mempertahankan Semangat Awal, Mendorong Pembelajaran melalui Kompetisi
Selama bertahun-tahun, kegiatan ini konsisten menerapkan sistem penyelenggaraan yang teratur dan profesional, sekaligus mempertahankan tujuan utamanya sebagai sarana pendidikan dan pembinaan siswa.
Perhimpunan Guru Singkawang secara konsisten menjadi penyelenggara utama yang bertanggung jawab atas perencanaan kegiatan, koordinasi pelaksanaan, proses penilaian, serta berbagai aspek utama kompetisi.
Dengan sikap profesional, teliti, dan bertanggung jawab, kualitas setiap penyelenggaraan terus dijaga.
Perkumpulan Warga Singkawang di Yogyakarta, Equator Foundation, Bangka Foundation, dan Institut Konfusius UNTAN juga secara berkelanjutan menjadi pihak pendukung. Selama bertahun-tahun, berbagai pihak tersebut memberikan dukungan dan sumber daya bagi kelangsungan kegiatan sekaligus perkembangan pendidikan bahasa Mandarin di Singkawang dan Kalimantan Barat.
Untuk mendorong partisipasi luas dari berbagai sekolah bahasa Mandarin dan memperkuat komunikasi serta pembelajaran antarsekolah, kompetisi ini menerapkan sistem penyelenggaraan secara bergiliran oleh sekolah-sekolah.
Setiap tahun, sekolah yang berbeda di bawah Perhimpunan Guru Singkawang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan.
Model ini tidak hanya mempererat hubungan antarsekolah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada setiap sekolah untuk berpartisipasi, menampilkan keunggulan, berbagi pengalaman, serta mendorong pertukaran sumber daya pendidikan.
Melalui kompetisi, siswa dapat belajar melalui interaksi, berkembang melalui persaingan, serta menunjukkan kemampuan di atas panggung. Dengan demikian, kegiatan ini benar-benar mewujudkan semangat “mendorong pembelajaran melalui kompetisi, meningkatkan kualitas pengajaran melalui kompetisi, serta memperkuat persatuan melalui kompetisi.”
Membangun Wadah Pertukaran, Mendukung Pendidikan Bahasa Mandarin
Selama 20 tahun, satu generasi demi satu generasi siswa telah berdiri di atas panggung ini. Mereka menggunakan bahasa Mandarin untuk menyampaikan gagasan dan menunjukkan kemampuan, sekaligus memperoleh pengalaman serta berkembang melalui berbagai kompetisi dan pertukaran.
Bagi para siswa, kegiatan ini bukan sekadar lomba pidato bahasa Mandarin, tetapi juga menjadi wadah untuk melatih kemampuan berbahasa, meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta mempererat komunikasi dan pertukaran.
Bagi sekolah dan para guru, kegiatan ini juga menjadi kesempatan penting untuk saling belajar, meningkatkan kualitas bersama, serta mendorong perkembangan pendidikan bahasa Mandarin.
Kami berharap melalui kegiatan ini, benih pembelajaran bahasa Mandarin dapat terus tumbuh di Singkawang dan sekitarnya. Semakin banyak generasi muda mengenal budaya Tionghoa, mempelajari bahasa Mandarin, mencintai pendidikan bahasa Mandarin, serta meneruskan estafet pendidikan dari generasi ke generasi.
Semoga Kompetisi Berjalan Sukses
Dua puluh tahun merupakan tonggak sejarah yang patut dikenang sekaligus menjadi awal dari perjalanan baru.
Kami percaya, dengan perhatian dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, kerja keras para tenaga pendidik bahasa Mandarin, serta partisipasi aktif generasi muda, pendidikan bahasa Mandarin di Singkawang dan sekitarnya akan terus berkembang dan menghasilkan prestasi yang semakin gemilang.
Akhir kata, kami mengucapkan:
Semoga Lomba Pidato Bahasa Mandarin dalam Pertemuan Pertukaran Akademik Siswa Singkawang dan Sekitarnya ke-20 berlangsung sukses dan lancar!
Semoga seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik, tampil percaya diri, meraih prestasi, serta membawa pulang pengalaman yang berharga.
Semoga seluruh pimpinan, tamu undangan, masyarakat, dan para guru senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam pekerjaan, serta kesuksesan dalam segala hal.
Terima kasih.
