古务拉雅讯——随着中元节秋祭将临,坤甸市及古务拉雅地区的华人准备前往各自社团的墓园进行扫墓祭祖。然而,由于近期降雨偏少、天气炎热,森林及土地火灾(Karhutla)风险升高,祭祖扫墓活动的安全问题也受到关注。
Dwi Bhakti/老港中华公司理事会主席Kim Cua表示,在老港双溪安巴旺/Sungai Ambawang)理事会召开会议后,决定允许民众继续进行清明祭扫,但必须严格遵守相关安全操作规程(SOP)。
民众在焚烧祭祀用品时必须加强看管,并在离开前确认所有火源已经完全熄灭。Kim Cua说。
为防范火灾,基金会方面已准备水罐及灭火设备,同时也动员周边居民协助现场安全防范,以应对可能引发火灾。
与此同时,双溪安巴旺区区长兼Dwi Bhakti基金会顾问Jurin表示,目前当地的森林及土地火灾形势较为严峻。
他说:截至目前,已经监测到46个森林及土地火灾点,加上近期天气炎热,火灾风险进一步增加。
Jurin呼吁民众严格遵守基金会发布的安全规定。祭扫过程中产生的火源必须有人看管,并确认完全熄灭后才能离开。
今年的秋祭扫墓活动仍可进行,但防范火灾、确保安全必须优先放在首位。
KUBU RAYA – Menjelang tradisi sembahyang kubur, masyarakat Tionghoa di Kota Pontianak dan Kubu Raya mulai bersiap mendatangi kompleks pemakaman masing-masing untuk melakukan ziarah dan penghormatan kepada leluhur. Namun, minimnya curah hujan dan cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sehingga aspek keselamatan selama kegiatan ziarah menjadi perhatian.
Ketua Pengurus Yayasan Dwi Bhakti/Lao Kong Tiong Hua, Kim Cua, mengatakan setelah menggelar rapat pengurus di Sungai Ambawang, pihak yayasan memutuskan masyarakat tetap diperbolehkan melakukan ziarah kubur. Namun, seluruh kegiatan wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang telah ditetapkan.
Masyarakat diminta meningkatkan pengawasan saat membakar perlengkapan sembahyang serta memastikan seluruh sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Untuk mengantisipasi kebakaran, pihak yayasan telah menyiapkan tangki air dan peralatan pemadam api. Warga di sekitar lokasi juga dilibatkan untuk membantu melakukan pengawasan dan menjaga keamanan guna mengantisipasi potensi kebakaran.
Sementara itu, Camat Sungai Ambawang sekaligus penasihat Yayasan Dwi Bhakti, Jurin, mengatakan kondisi Karhutla di wilayah tersebut saat ini cukup serius.
Menurutnya, hingga kini telah terpantau 46 titik Karhutla. Ditambah kondisi cuaca yang panas, risiko terjadinya kebakaran semakin meningkat.
Jurin mengimbau masyarakat mematuhi seluruh aturan keselamatan yang telah ditetapkan yayasan. Setiap sumber api yang digunakan selama kegiatan ziarah harus diawasi dan dipastikan benar-benar padam sebelum warga meninggalkan area pemakaman.
Kegiatan ziarah kubur tahun ini tetap diperbolehkan, namun pencegahan Karhutla dan keselamatan harus menjadi prioritas utama.
