——印度尼西亚林业部长拉贾·安东尼(Raja Antoni)调派5000名林业部公务员,前往六个重点省份,加强森林和土地火灾(Karhutla)的防控工作。
拉贾·安东尼于2026年8月24日星期一在西加里曼丹省古拉雅县拉绍查亚一号(Rasau Jaya Satu)视察火灾防控工作时表示,此次赴西加里曼丹是应总统普拉博沃·苏比延多的要求,以确保火灾防控指令落实到基层。
在5000名公务员中,2200人将被派往加里曼丹的三个省份,其中700人部署在西加里曼丹。林业部一级官员也将分别进驻西加里曼丹、南加里曼丹、中加里曼丹、廖内、南苏门答腊和占碑六个重点省份。
根据8月23日的数据,西加里曼丹省热点数量已下降至28个,其中16个位于道房Ketapang)、11个位于美拉维(Melawi)、1个位于古务拉雅(Kubu Raya)。
尽管热点数量有所下降,拉贾·安东尼提醒,当地情况仍不能完全视为安全。泥炭地由于燃烧不完全,仍可能持续产生大量烟霾。
全国范围内,热点数量最多的三个省份分别是南苏门答腊127个、廖内54个和占碑47个。政府将持续加强跨部门监测与处置,因为森林和土地火灾形势仍处于动态变化之中。
KALIMANTAN BARAT – Menteri Kehutanan Raja Antoni mengerahkan 5.000 ASN Kementerian Kehutanan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas.
Hal itu disampaikan Raja Antoni saat meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Senin (24/8/2026). Ia menyebut peninjauan tersebut merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penanganan karhutla berjalan di lapangan.
Dari total 5.000 ASN, sebanyak 2.200 personel akan ditempatkan di tiga provinsi di Kalimantan, termasuk 700 ASN di Kalimantan Barat. Pejabat eselon I Kementerian Kehutanan juga akan berkantor di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Berdasarkan data Sipongi per 23 Agustus 2026, hotspot di Kalbar turun menjadi 28 titik, yakni 16 di Ketapang, 11 di Melawi, dan satu di Kubu Raya.
Meski hotspot menurun, Raja Antoni mengingatkan kondisi belum sepenuhnya aman. Lahan gambut masih berpotensi menghasilkan asap akibat pembakaran yang tidak sempurna.
Secara nasional, hotspot terbanyak tercatat di Sumatera Selatan sebanyak 127 titik, Riau 54 titik, dan Jambi 47 titik. Pemerintah pun memperkuat pemantauan dan penanganan lintas lembaga karena kondisi karhutla dinilai terus berubah.
