坤甸讯——8月29日(星期六)上午,西加里曼丹省坤甸市南区Benua Melayu Darat Ketapang路第3巷住宅失火,造成5栋房屋受损,两兄弟在火灾中被烧伤。
坤甸南区警察局局长AKP Inayatun Nurhasanah表示,火灾约于上午8时发生。警方初步调查显示,火势最先从The Lim(别名Ahong)家中出现。
The Lim闻到烟味后发现自家起火,随即叫醒弟弟Djhoni Salim,两人及时逃出屋外。
然而,Djhoni随后拿着水桶返回屋内,试图扑灭火势,却被火舌烧伤,烧伤面积约达70%。The Lim则遭受约20%的烧伤。
火势迅速扩大并蔓延至周边建筑,共有5栋房屋受到影响,预计损毁程度达到100%,大部分建筑严重受损。
Djhoni被送往Kharitas Bhakti医院接受治疗,The Lim则在Anton Soedjarwo医院(Bhayangkara医院)接受治疗。
消防人员赶到现场后立即展开灭火行动,火势于上午10时左右被扑灭,现场情况恢复稳定并受到控制。
警方目前仍在调查失火确实起因,并核实此次失火造成的财产损失。
PONTIANAK – Kebakaran menghanguskan lima rumah di Jalan Ketapang Gang Ketapang 3, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Sabtu (29/8/2026) pagi. Dua kakak beradik menjadi korban dan mengalami luka bakar.
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Api pertama kali diketahui dari rumah The Lim alias Ahong.
The Lim yang mencium bau asap kemudian melihat api membakar rumahnya dan membangunkan adiknya, Djhoni Salim. Keduanya sempat keluar menyelamatkan diri.
Namun, Djhoni kembali masuk membawa ember untuk memadamkan api. Upaya tersebut membuatnya terkena jilatan api hingga mengalami luka bakar sekitar 70 persen. Sementara The Lim mengalami luka bakar sekitar 20 persen.
Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Total lima rumah terdampak dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 100 persen.
Djhoni mendapat perawatan di RS Kharitas Bhakti Pontianak, sedangkan The Lim dirawat di RS Anton Soedjarwo atau RS Bhayangkara Pontianak.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.00 WIB.
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran dan menghitung total kerugian material akibat peristiwa tersebut.
