坤甸讯——坤甸市政府秘书长Amirullah要求各政府部门进一步强化落实2026年“监测、控制与预防监督”(Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention,MCSP)的承诺。
Amirullah于2026年9月1日在坤甸市长会议室举行的MCSP 2026指南社会化活动中作出上述要求。
他强调,MCSP并非监察部门(Inspektorat)的单独职责,而是所有政府部门共同承担的责任,旨在建立廉洁、负责和透明的政府治理体系。
今年的MCSP采用**基于风险的监督(risk-based surveillance)**方式,重点识别、分析、预警和控制腐败风险,使预防措施更加全面、精准和可衡量。
需要重点关注的高风险领域包括规划与预算、政府采购、许可审批、公共服务、公务员管理、地方收入以及政府资产管理等。
Amirullah表示,腐败行为往往具有隐蔽性,一旦发生可能造成严重影响。因此,各部门必须尽可能减少违规行为发生的空间和机会。
他同时要求各部门负责人深入了解MCSP指标及各自职责,不应将全部技术和行政工作完全交由工作人员或负责人(PIC)处理。
他强调,MCSP能否取得成效,取决于所有政府部门的共同努力,以加强反腐预防机制并提升政府治理质量。(市政府公关组)
PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah meminta seluruh perangkat daerah memperkuat komitmen dalam pelaksanaan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) Tahun 2026.
Hal itu disampaikannya saat Sosialisasi Pedoman MCSP 2026 kepada perangkat daerah di lingkungan Pemkot Pontianak, Selasa (1/9/2026).
Amirullah menegaskan, MCSP bukan hanya menjadi tugas Inspektorat, tetapi tanggung jawab seluruh perangkat daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan akuntabel.
Tahun ini, MCSP menerapkan pendekatan risk-based surveillance untuk mengidentifikasi, memetakan, mendeteksi dini, dan mengendalikan risiko korupsi secara lebih terukur.
Sejumlah area yang dinilai rawan antara lain perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pelayanan publik, manajemen ASN, pendapatan daerah, serta pengelolaan aset.
“Fraud itu tersembunyi, tetapi begitu muncul dampaknya luar biasa. Karena itu, celah dan peluangnya harus kita kurangi,” ujar Amirullah.
Ia meminta kepala perangkat daerah memahami indikator serta tanggung jawab masing-masing dan tidak menyerahkan seluruh proses MCSP kepada staf atau PIC.
Menurutnya, keberhasilan MCSP merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam memperkuat pencegahan korupsi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. (prokopim)
