普图西包——印尼西加里曼丹省卡普阿斯胡卢县公共工程与公共住房局(PUPR)开始评估 PT Equator Sumber Rezeki(PT ESR) 的空间利用活动适宜性批准(PKKPR)。此前,由原住民、学者及公民社会组织组成的联盟要求将原住民传统领地从公司特许经营区中划出。
上述诉求是在一场听证会上提出的。联盟要求政府重新审查公司的相关许可,确保传统领地不被纳入企业特许经营范围。
卡普阿斯胡卢县公共工程与公共住房局局长 Marthen 表示,来自社区、地方政府、学术界、公民社会组织以及企业方面的意见,都将作为PKKPR监督和评估的重要依据。
作为后续措施,公共工程局将开展实地核查,重新测绘拟从公司特许经营区中划出的土地(Enclave),并进行内部讨论后,再决定下一步措施。
与此同时,社会联盟表示,他们获悉有关部门计划于2026年8月对社区土地进行测绘。联盟呼吁让所有相关居民参与测绘工作,以确保土地边界公开透明、得到充分核实,并避免未来发生土地纠纷。
社会联盟强调,将原住民传统领地划出公司特许经营区,是此次PKKPR评估中的核心诉求之一,旨在保障原住民合法权益,并减少未来土地利用和空间规划方面的争议。
上卡江公共工程局评估PT ESR许可证,原住民要求将传统领地划出特许经营区
富都讯——印尼西加里曼丹省卡普阿斯胡卢/上卡江县公共工程与公共住房局(PUPR)开始评估 PT Equator Sumber Rezeki(PT ESR) 的空间利用活动适宜性批准(PKKPR)。此前,由原住民、学者及公民社会组织组成的联盟要求将原住民传统领地从公司特许经营区中划出。
上述诉求是在一场听证会上提出的。联盟要求政府重新审查公司的相关许可,确保传统领地不被纳入企业特许经营范围。
上卡江县公共工程与公共住房局局长 Marthen 表示,来自社区、地方政府、学术界、公民社会组织以及企业方面的意见,都将作为PKKPR监督和评估的重要依据。
作为后续措施,公共工程局将开展实地核查,重新测绘拟从公司特许经营区中划出的土地(Enclave),并进行内部讨论后,再决定下一步措施。
与此同时,社会联盟表示,他们获悉有关部门计划于2026年8月对社区土地进行测绘。联盟呼吁让所有相关居民参与测绘工作,以确保土地边界公开透明、得到充分核实,并避免未来发生土地纠纷。
社会联盟强调,将原住民传统领地划出公司特许经营区,是此次PKKPR评估中的核心诉求之一,旨在保障原住民合法权益,并减少未来土地利用和空间规划方面的争议。
PUPR Kapuas Hulu Evaluasi Izin PT ESR, Masyarakat Adat Desak Wilayah Adat Dikeluarkan dari Konsesi
PUTUSSIBAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kapuas Hulu mulai mengevaluasi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) milik PT Equator Sumber Rezeki (PT ESR) menyusul desakan koalisi masyarakat yang meminta wilayah adat dikeluarkan dari area konsesi perusahaan.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi yang dihadiri perwakilan masyarakat adat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil. Mereka meminta pemerintah meninjau kembali izin perusahaan agar tidak mencakup wilayah yang diklaim sebagai kawasan adat.
Kepala Dinas PUPR Kapuas Hulu, Marthen, mengatakan seluruh masukan dari masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, maupun pihak perusahaan akan menjadi bahan dalam proses pengendalian dan evaluasi PKKPR PT ESR.
Sebagai tindak lanjut, PUPR akan melakukan verifikasi lapangan, memetakan kembali wilayah yang diusulkan untuk dienklave dari area konsesi, serta melakukan pembahasan internal sebelum menetapkan langkah berikutnya.
Di tengah proses evaluasi tersebut, koalisi masyarakat mengaku memperoleh informasi mengenai rencana pemetaan lahan masyarakat yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Mereka meminta seluruh warga dilibatkan dalam proses itu guna memastikan batas-batas lahan terverifikasi secara terbuka dan mencegah potensi konflik di kemudian hari.
Koalisi masyarakat juga menegaskan enclave wilayah adat menjadi salah satu tuntutan utama dalam evaluasi PKKPR PT ESR sebagai upaya memberikan kepastian terhadap hak-hak masyarakat adat dan menghindari sengketa pemanfaatan ruang.
