坤甸讯 —— 坤甸市政府在2025年期间取得多项积极发展成果。上述内容由坤甸市市长 Edi Rusdi Kamtono 于周二(2026年3月31日)在坤甸市地方议会(DPRD)全体会议上提交的2025财年施政问责报告(LKPJ)中作出说明。
总体来看,地区发展目标完成率达到 106.20%,地区绩效目标完成率达到 110.22%。以下是2025年坤甸市政府的主要绩效指标:
1. 人类发展指数提升至 82.80
人类发展指数(IPM)的提升表明市民生活质量持续改善,尤其体现在教育、医疗和居民购买力方面。
2. 预期寿命达到 75.96 岁
该数据反映出坤甸市医疗服务水平及居民生活质量进一步提升。
3. 经济增长达到 5.34%
地区经济保持稳定增长,人均地区生产总值(PDRB per kapita)达到 8079万印尼盾。
4. 行政改革与公共服务质量持续提升
行政改革指数达到 84.7,公共服务指数达到 4.71,显示政府治理能力进一步增强。
5. 再次获得无保留审计意见(WTP)
坤甸市政府再次在地方财政管理方面获得 无保留审计意见(WTP)。
6. 环境质量指数提升
环境质量指数提升至 65.69,同时灾害风险指数下降至 50.09。
7. 社会满意度指数处于较高水平
社会满意度指数达到 93.947,表明公众对公共服务质量评价持续提高。
尽管如此,Edi Rusdi Kamtono 也表示,仍有部分指标需要进一步加强,其中包括儿童发育迟缓(stunting)发生率仍处于 22.3%,以及社会阅读素养指数目前为 34.85。
坤甸市政府表示,将通过跨部门协作及社区基础项目加强相关干预措施,以持续提升上述领域表现。
7 Capaian Kinerja Pemkot Pontianak dalam LKPJ 2025, IPM Naik hingga Pertumbuhan Ekonomi Stabil
PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mencatat sejumlah capaian positif dalam pembangunan sepanjang 2025. Hal itu disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada rapat paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa (31/3/2026).
Secara umum, capaian sasaran pembangunan daerah mencapai 106,20 persen dan capaian sasaran kinerja daerah sebesar 110,22 persen. Berikut sejumlah indikator utama yang menjadi catatan kinerja Pemkot Pontianak sepanjang 2025:
- Indeks Pembangunan Manusia naik menjadi 82,80
Peningkatan IPM menunjukkan perbaikan kualitas hidup masyarakat, terutama dari sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli.
- Usia harapan hidup mencapai 75,96 tahun
Angka ini menjadi indikator membaiknya layanan kesehatan dan kualitas hidup warga Kota Pontianak.
- Pertumbuhan ekonomi tembus 5,34 persen
Pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil dengan PDRB per kapita mencapai Rp80,79 juta.
- Reformasi birokrasi dan pelayanan publik meningkat
Indeks reformasi birokrasi tercatat 84,7 dan indeks pelayanan publik mencapai 4,71, menunjukkan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
- Opini WTP kembali dipertahankan
Pemkot Pontianak kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah.
- Indeks kualitas lingkungan hidup meningkat
Indeks kualitas lingkungan hidup naik menjadi 65,69, disertai penurunan indeks risiko bencana menjadi 50,09.
- Tingkat kepuasan masyarakat sangat tinggi
Indeks kepuasan masyarakat mencapai 93,947 yang menunjukkan layanan publik dinilai semakin baik oleh warga.
Meski demikian, Edi mengakui masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat, di antaranya penurunan angka stunting yang masih berada di level 22,3 persen serta peningkatan indeks literasi masyarakat yang saat ini berada di angka 34,85. Pemerintah kota berkomitmen memperkuat intervensi pada sektor tersebut melalui kolaborasi lintas sektor dan program berbasis komunitas. (Sumber: prokopim)
